Manfaat Fenugreek untuk Ibu Menyusui

Manfaat Fenugreek untuk Ibu Menyusui

Bagi sebagian besar ibu menyusui di Indonesia masih asing dengan Fenugreek/ Klabet/ Kelabat, padahal manfaatnya untuk ibu menyusui sangatlah besar.

Biji Fenugreek dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI .[1] Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Fenugreek merupakan stimulator potent untuk produksi ASI yang diperkirakan memiliki kemampuan meningkatkan ASI sebanyak 900%.[2]

Produksi ASI bunda biasanya sudah mulai meningkat sekitar 24-72 jam setelah mengkonsumsi Fenugreek.

Untuk hasil yang maksimal tetap harus diimbangi dengan upaya ibu untuk menyusui dengan lebih sering untuk menstimulasi pembentukan ASI di kelenjar susu. Idealnya ibu menyusui bayinya minimal setiap tiga jam.

Cara kerja Fenugreek seperti apa?

Fenugreek berfungsi sebagai galactogogue, yaitu penstimulasi kelenjar di payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak.

Sayangnya sampai artikel ini ditulis, setahu kami Fenugreek lumayan sulit dicari karena tidak tumbuh di Indonesia, Fenugreek tumbuh alami di sebagian Asia (dataran Mediterania Ԁan Asia Selatan) dan Eropa.

Tapi untunglah sekarang Fenugreek sudah ada di dalam teh pelancar asi Mama Asix, dikemas dalam bentuk teh kantong sehingga lebih praktis.

Lalu harus konsumsi Fenugreek berapa banyak supaya ASI lancar?

Dilansir oleh livestrong.com, Kelly Bonyata menyarankan wanita yang ingin mengonsumsi Fenugreek untuk menggunakan minimal 3,5 gram Fenugreek untuk mendapat hasil yang diinginkan. Dosis di bawah itu kurang efektif.

Teh Mama Asix menggunakan kualitas bahan baku yang terjaga dengan takaran Fenugreek yang tepat dan terstandar.

Setiap kantong teh Mama Asix mengandung 1,2 gram Fenugreek, dalam sehari disarankan minim 3x, sehingga total dala sehari anda mengkonsumsi 3,6 gram Fenugreek.

Apakah Fenugreek aman dikonsumsi?

Suplemen fenugreek sudah didaftarkan oleh Food and Drug Administration (FDA) sebagai Generally Regarded as Safe alias aman secara umum bila digunakan dengan benar.

Tapi banyak yang berfikir semakin banyak konsumsi Fenugreek semakin bagus, padahal kondisi tiap ibu berbeda, Jadi disarankan konsumsi Fenugreek dengan takaran yang tepat.

Mengonsumsi Fenugreek dengan takaran yang tidak tepat (berlebihan) juga bisa memiliki efek samping.

Antara lain sering buang angin, diare, hingga kram perut pada beberapa orang. Fenugreek tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki alergi kacang-kacangan, penderita diabetes dan ibu hamil.

Tapi efek samping ini akan hilang setelah konsumsi fenugreek dihentikan.

Referensi:

Chantry, Caroline J.; Howard, Cynthia R.; Montgomery, Anne; Wight, Nancy (2004). “Use of galactogogues in initiating or augmenting maternal milk supply” (PDF). ABM protocols, Protocol#9. The Academy Of Breastfeeding Medicine. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2007-06-28. Supported in part by a grant from the Maternal and Child Health Bureau, Department of Health and Human Services.
http://www.breastfeeding.org/articles/fenugreek.html

photo credit: stylecraze.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *